Onah, Perempuan Desa Berprestasi Internasional

Agroforestry merupakan suatu sistem pengelolaan lahan dengan berasaskan kelestarian, yang meningkatkan hasil lahan secara keseluruhan, menyandingkan produksi tanaman pertanian (termasuk tanaman pohon-pohonan) dan tanaman hutan dan/atau hewan secara bersamaan atau berurutan pada lokasi lahan yang sama, serta menerapkan cara-cara pengelolaan yang sesuai dengan kebudayaan penduduk setempat.

Onah Lasmanah, seorang ibu berusia 44 tahun ini menyadari bahwa hutan memberikan keuntungan yang besar bagi seluruh rakyat dan hutan merupakan paru-paru dunia. Pada tahun 1977, para pria di daerahnya di Cimaragas, Jawa Barat menolaknya untuk masuk dalam kelompok tani. Ibu Onah tidak menyerah lalu memutuskan untuk membentuk Harumsarmanis, suatu kelompok tani bagi perempuan di desanya.

Di pertengahan krisis moneter dan keadaan cuaca yang tidak menentu akibat badai el-nino yang mengakibatkan kegagalan panen dan penderitaan bagi keluarga-keluarga di desanya, justru ibu Onah membuka pemikiran baru dengan mengikuti pelatihan tentang hidroponik dan berhasil merubah ladangnya menjadi hijau kembali dan hidup. Hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa tanah, melainkan dengan kerikil, pasir, sabut kelapa, potongan kayu, atau busa.

Melihat kesuksesannya, para tetangga meminta untuk mengajari cara bercocok tanam dengan cara yang sama dan dimulai dari 32 anggota dari kelompok taninya dilanjutkan dengan pengembangan di tempat lain. Selain el-nino, penggundulan hutan juga merupakan faktor penyebab kekeringan dan berbagai masalah tanah. Dari sini ibu Onah mulai menanam mahoni di lahan tidak terpakai yang berada dekat dengan desanya. Tidak berapa lama lahan tersebut telah menjadi hutan masyarakat dimana setiap orang bertanggung jawab terhadap pohon-pohon mahoni tersebut. Ibu Onah juga mempelajari bagaimana memanfaatkan tanah kosong di sela-sela pohon mahoni untuk menanam padi, tanaman obat, palawija serta ayam dan ternak-ternak yang juga dikembangkan disana.

Semua telah memberikan penghasilan tetap bagi masyarakat setempat dan juga menciptakan ekosistem yang lestari. Beberapa orang berkeyakinan bahwa membangun hutan masyarakat adalah hal yang sia-sia dan sulit dicapai tetapi, ibu Onah telah berhasil menunjukkan bahwa membangun hutan masyarakat sekaligus membangun pertanian yang merupakan inti dari pertanian berasaskan kelestarian hutan merupakan hal yang sangat bermanfaat, tidak sia-sia dan dapat dicapai.

Atas dasar ini FAO (Food and Agriculture Organization, Badan Pangan Dunia) menganugerahkan penghargaan kepada perempuan luar biasa tersebut atas dedikasinya membangun Agroforestry. (berbagai sumber)

Iklan
Explore posts in the same categories: profil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: