Datanglah ke Rumah Inspirasi DPD RI

 

Upaya panjang dan berliku untuk memasuki lembaga politik negara bagi perempuan, memang membutuhkan kerja keras dan kerjasama yang terus menerus dilakukan. Setidaknya hal ini dialami oleh Prof Dr Darmayanti Lubis, yang kini duduk sebagai satu dari 4 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumut. Kendati sempat gagal pada periode sebelumnya (2004-2009), namun ia tidak patah semangat justru menjadikan kekalahannya yang lalu menjadi pelajaran berharga kemudian.

Darmayanti, yang dikenal sebagai Ketua Kaukus Perempuan Indonesia-Sumut ini memiliki komitmen sebagai perwakilan suara perempuan Sumut. Sebagai satu-satunya anggota DPD RI asal Sumut yang perempuan, Darmayanti mengaku siap menjalankan amanat rakyat sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Ia masuk dalam kepemimpinan di komite 3 DPD RI yang bertugas untuk membidangi 9 hal penting dalam masyarakat. Di antaranya kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan anak, budaya, pariwisata,  tenaga kerja, kesejahteraan rakyat, dan bidang agama.

Pada 16 April 2010 lalu, PESADA memfasilitasi pertemuan Darmayanti Lubis dengan aktivis perempuan Sumut dan dampingan PESADA.  Pertemuan yang berlangsung selama 3 jam tersebut membuka kembali komunikasi di antara peserta dengan Darmayanti yang selama satu tahun terakhir sempat beku.  Kesibukan terkait jarak dan banyaknya bidang hal yang dia tangani untuk wilayah Sumut, Darmayanti mengaku membutuhkan kerja sama masyarakat Sumut melalui kelembagaan, forum, maupun individu, untuk menginformasikan permasalahan rakyat untuk segera dibantu penyelesaiannya.

Darmayanti menyadari kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat luas tentang posisi dan fungsi DPD RI bagi masyarakat. Padahal secara hukum, DPD memiliki tugas yang sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yakni fungsi legislasi (terkait pembuatan undang-undang), pengawasan undang-undang dan pemerintah, dan pembuatan anggaran. Namun, wewenang DPD tidak sebesar DPR. Dimana DPD hanya boleh memberikan rekomendasi kepada pemimpin daerah terkait adanya penyimpangan atau masalah dalam masyarakat.  

Meskipun demikian, DPD RI sangat komit terhadap penyelesaian masalah rakyat. Misalnya kecurangan UN di Medan beberapa waktu lalu, anggota DPD ikut aktif mengawasi kelancaran dan kejujuran penanganan UN. Kemudian soal krisis energi di Sumut dan maraknya PHK di kawasan industri Medan, DPD ikut aktif mengawasi dan berkordinasi dengan pemerintah serta instansi terkait supaya hal ini bisa diselesaikan dengan keberpihakan kepada rakyat.

Terkait adanya jarak dan waktu yang kadang menghambat pertemuan dengan anggota DPD RI yang secara konstitusi berkantor di gedung DPR-MPR RI di Jakarta, maka untuk memudahkan masyarakat melaporkan kasus rakyat, DPD RI asal Sumut membuka kantor juga di Medan. Tepatnya di Jalan Hang Lekiu No.1 Medan. Rumah itu akan resmi beroperasi pada Juni 2010, dan seluruh warga Sumut bisa datang ke sana untuk bertemu dengan anggota DPD RI yang reses atau sedang berada di Medan. (DJ)

Explore posts in the same categories: Dari Kegiatan Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: