Peringatan Hari Kartini 2010

 

Perayaan Hari Kartini yang dipandang sebagai Hari Perempuan Nasional, dirayakan secara terbatas pada tanggal 21 April 2010 oleh 88 (delapan puluh delapan) orang (83 perempuan dan 5 laki-laki) penggagas dan calon anggota Jaringan Aktivis Perempuan & Pendukung Penguatan Perempuan/JARAK Perempuan SUMUT, bekerjasama dengan PESADA. Bertempat di Hotel Asean Medan, tema yang diambil tahun ini adalah “Refleksikan Keorganisasian Gerakan Perempuan SUMUT dan Galang Terus Solidaritas Sesama Perempuan di Arena Domestik dan Publik”.

Perayaan ini memilih tema di atas dalam rangka merenungkan arah gerakan perempuan di SUMUT terutama di bidang keorganisasian dan solidaritas sesama perempuan. Tema ini dipilih berdasarkan pengalaman para aktivis perempuan SUMUT yang membutuhkan refleksi secara teratur guna membangun semangat gerakan perempuan baik melalui pembenahan keorganisasian maupun menginternalisasikan prinsip-prinsip JARAK Perempuan SUMUT.

Pengalaman Kartini yang menolak pembedaan karena jenis kelamin dan gender, kelas, poligami serta bentuk diskriminasi lainnya masih terus menginspirasi perempuan di SUMUT untuk terus berjuang bagi kesetaraan perempuan dan laki-laki.

Isu mengenai akses terhadap pendidikan secara luas, terutama pendidikan seumur hidup untuk perempuan serta kesehatan reproduksi perempuan menjadi pokok diskusi pada perayaan tahun ini, di samping penguatan ekonomi aktivis perempuan dan pembenahan keorganisasian JARAK Perempuan SUMUT.              Oleh karena itu JARAK Perempuan SUMUT menyatakan :

  1. Negara menjamin ketersediaan fasilitas kesehatan untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak dan peningkatan kesehatan perempuan.
  2. Pendidikan kesehatan reproduksi dimulai sejak usia dini agar perempuan paham tentang alat reproduksinya dan paham bagaimana menjaga alat reproduksinya.
  3.  Ketersediaan dan akses perempuan terhadap pendidikan yang bermutu dan murah.
  4. Melindungi perempuan dari praktek perkawinan yang merugikan hak-hak asasi perempuan dan anak.
  5. Pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai Undang-Undang yang melindungi hak-hak perempuan dan anak.
  6. Meningkatkan soliditas dan solidaritas perempuan dalam memperjuangkan hak-hak asasi perempuan.
  7. Pentingnya melakukan penguatan ekonomi perempuan agar perempuan lebih mandiri dan punya sumber daya secara ekonomi dan politik.

 

Mari membangun tatanan kehidupan sosial, politik yang lebih berperikemanusiaan, bermartabat dan berkeadilan terhadap perempuan untuk kehidupan yang lebih baik.  (Siaran pers JARAK Perempuan SUMUT  pada Hari Kartini 21 April 2010 di Medan  )

Explore posts in the same categories: Dari Kegiatan Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: