Kredit Macat, Menghambat Perkembangan CU

CU  (Credit Union) merupakan sarana pendidikan bagi perempuan. PESADA melakukan pendampingan dan penguatan ekonomi kepada perempuan melalui CU. Selama melakukan pendampingan banyak maanfaat yang sudah dirasakan oleh masyarakat dampingan seperti membantu untuk menambah modal usaha seperti berdagang dan biaya pendidikan anak. Bahkan ada yang bisa menambah aset dalam keluarga misalnya membeli rumah dan lain-lain.  Selain itu anggota CU juga mendapatkan pendidikan dan wawasan seperti isu-isu yang sedang berkembang melalui buletin Suara Perempuan dan diskusi tematis yang dilaksanakan PESADA.

Dengan adanya CU ini maka tingkat kesejahteraan perempuan khususnya  semakin meningkat.  Selain dari manfaat di atas maka ada juga kendala yang dihadapi dalam CU ini seperti kredit macet.  Kredit macat ini dari tahun ke tahun terus ada. Faktor utama yang menyebabkan anggota kredit macet antara lain usaha yang dikelola bangkrut, pinjaman tidak tepat sasaran misalnya seperti awalnya mau buat usaha untuk pedagang kecil-kecilan tapi karena keburu uangnya sudah digunakan untuk keperluan lain (dapur) maka untuk mengembalikan pinjaman tadi sudah menjadi beban. Ada juga disebabkan karena anggota pindah tempat tinggal dan alamat yang baru tidak diketahui dimana.

Berikut ini data-data kredit macet di 3 CU di Medan.

  1. CU Adil Amplas
No Nama Simpanan (Rp) Pinjaman (Rp)
1 Lenny Sihombing 656,400 1,356,000
2 Nancy Hutagalung 4,262,650 15,145,000
3 Rosmiati Hutahuruk 1,429,300 3,975,000
4 Darmi Siagian 275,200 1,494,000
5 Lin Sitompul 534,200 1,557,000
6 Kartini Pangaribuan 715,500 2,668,500
7 Risma Simangunson 515,800 1,085,000
8 Hotmaria Sibarani 473,000 507,500
9 Mahdalena 902,200 8,000,000
10 Osta Manik 169,000 743,000
11 Dewi Simamora 179,300 612,000
12 Op. Rikki Naibaho 153,900 365,000
13 Reni Hasibuan 583,550 2,236,000
Jumlah 10,850,000 39,744,000

  1. CU Jati Makmur  Simalingkar
No Nama Simpanan (Rp) Pinjaman (Rp)
1 D. br Sinaga 1,467,750 3,830,000
2 Rismauli 993,300 3,500,000
3 Ramulak Sijabat 3,175,500 12,939,500
4 Darmina Sinaga 468,490 1,780,000
5 Hatni Marpaung 448,000 1,931,000
6 Sadaria 269,100 900,000
Jumlah 6,822,140 24,880,500

  1. CU Lembah Kampung Baru
No Nama Simpanan (Rp) Pinjaman (Rp)
1 Ratna Siregar 306,000 880,000
2 Dina Sitohang 850,000
Jumlah 306.000 1.730.000

Biasanya pada saat dilakukan penagihan terhadap kredit macet, mereka  terus membuat janji-janji untuk membayar pinjamanya dan ada juga sengaja menghindari pengurus dan staf lapang. Hal ini tentu saja bukan sikap yang baik dalam rangka ikut serta mengembangkan CU sebagai organisasi bersama. Dampak rentet karena ulah beberapa anggota yang kredit macat, anggota yang lain jadi tidak bisa meminjam dan mengembangkan usaha.  Seharusnya anggota memiliki rasa tanggang jawab dan kesadaran terhadap CU, sehingga CU bisa bermanfaat maksimal bagi semua anggota. Maka, mari…bayarlah pinjamanmu, maka CU akan berkembang dan diri kita sendiri juga. (AG)

Explore posts in the same categories: Dari Kegiatan Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: