Sepak Terjang Julia Gillard si Wanita Super

Australia mampu mengikuti jejak langkah negara koloninya dengan menempatkan wanita di posisi Perdana Menteri. Adalah Julia Eileen Gillard, perempuan kelahiran Barry, Wales, 48 tahun yang lalu, yang telah resmi menggantikan Kevin Rudd untuk memimpin negara benua itu sejak 24 Juni 2010. Selain disebut sebagai PM wanita pertama di Australia, Gillard juga dianggap sebagai Perdana Menteri Australia pertama yang belum pernah menikah.

Langkah politik Gillard hingga ke kursi PM Australia dimulai sejak di bangku kuliah. Di tahun kedua masa perkuliahan, Gilllar mulai bergabung bersama Klub buruh Australian Union of Student dan ikut dalam kampanye melawan pemotongan anggaran pendidikan di Australia pada 1983 silam.

Lulusan University of Melbourne 1986 ini sempat bekerja di sebuah firma hukum di Melbourne dan bahkan sempat ditunjuk sebagai rekan di firma hukum bernama Slater & Gordon at Werribee. Pada firma hukum ini, Gillard mengurusi masalah hukum yang terjadi di bidang industri.

Kedekatannya dengan bidang industri yang tentunya berhubungan dengan perburuhan, sepertinya membuat Gillard makin tertarik dengan politik. Pada 1996 hingga 1998, dia sempat diangkat sebagai Kepala Staf dari John Brumby, yang saat itu merupakan pemimpin oposisi pemerintahan Kota Victoria. Selama masa ini, dia bertanggung jawab menyusun aturan dalam Partai Buruh di Victoria.

Pada masa ini juga dia menargetkan agar perempuan di Australia meraih 35 persen suara dalam waktu satu dekade. Dia juga terus aktif dalam Yayasan EMILY’s List, sebuah yayasan yang memberikan dana bantuan kepada buruh wanita di Australia. Sejak saat itu karir perempuan yang memiliki seorang pasangan hidup yang berprofesi sebagai penata rambut ini, terus melonjak tajam. Pada tahun 1998 ia terpilih sebagai anggota Parlemen Australia dan memberikan pidatonya pertama kali di depan parlemen pada 11 November 1998. Sejak saat itu pun citra Partai Buruh makin melekat pada dirinya.

Pada 11 Desember 2007, Julia Gillard menjadi wanita pertama di Australia yang memegang peranan sebagai perdana menteri, saat Kevin Rudd menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB di Bali. Ia sempat menjabat sebagai Pejabat Sementara Perdana Menteri Australia selama 69 hari.

Sebagai perdana menteri teranyar Australia, Julia Gillard mengaku akan mendorong kebijakan yang sempat mandek dalam Pemerintahan Kevin Rudd. Agenda tersebut antaranya skema pengurangan emisi karbon, penerapan sistem pengamanan internet dan penerapan pajak keuntungan industri sumber daya alam. Gillard diperkirakan akan menjadikan program penyekatan rumah sebagai agenda utamanya dalam menjalankan pemerintahannya.  (DJ/Okezone)

Explore posts in the same categories: profil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: