Thema Kita

“Perempuan dan Aksi Kemanusiaan”

Nilai kemanusiaan rakyat Indonesia sedang diuji lagi dengan sejumlah bencana dan konflik yang terjadi belakangan ini. Banyak berjatuhan korban jiwa, tua dan muda,  dan juga harta benda. Letusan gunung Sinabung, banjir di Jawa Barat, dan terakhir banjir bandang di Wasior, Papua Barat. Belum lagi konflik agama dan aksi terorisme yang juga menelan korban jiwa.

Sungguh fenomena yang mengiris hati sekaligus memaksa kita untuk mencari solusi demi kehidupan ke depan yang lebih tentram dan bahagia. Di sini nilai kemanusiaan menjadi sangat penting. Bagaimana sesama saling menolong, bukannya malah menghancurkan dan membinasakan. Tidak kenal saudara, ras, agama, ataupun etnis, jiwa kemanusiaan kita diusik, apakah mereka yang menjadi korban akan dibantu atau tidak dipedulikan.

PESADA sebagai institusi feminis yang juga turut mendampingi kaum marjinal hadir untuk menunjukkan jiwa kemanusiaannya dalam bentuk nyata. Penguatan dan pendampingan kepada perempuan dan anak dinyatakan dengan ikut menyumbang materi dan tenaga ke daerah yang terkena bencana, seperti di Nias dan Karo. PESADA berupaya untuk melakukan aksi nyata untuk membantu saudara-saudari yang terkena bencana. Sebab, kondisi rawan bencana berimplikasi pada semakin meningkatnya kebutuhan akan pemenuhan sumber daya kesehatan baik menyangkut sumber daya manusia maupun yang menyangkut dukungan finansial. Sebagaimana fokus PESADA, bantuan diutamakan kepada perempuan dan anak, yang menghadapi masalah yang berbeda karena gendernya maupun umur.

Pada saat yang bersamaan, PESADA merayakan ulang tahunnya yang ke-20 pada 1 Oktober 2010 ini. Bantuan kemanusiaan adalah bagian dari panggilan mewujudkan visi dan misinya dengan tetap berpedoman dalam motto ‘Sinceritas et Simplicitas’. Usia dua puluh tahun bukanlah perjalanan yang mudah dan pendek. Seluruh staf dan pimpinan, relawan, serta para kader dampingan, bekerja sama membangun perempuan dan masyarakat dalam kehidupan yang lebih baik, setara dan sejahtera.

Dengan menggunakan kerangka kerja penguatan, aksi kemanusiaan dalam bentuk penyaluran kebutuhan dasar yang mendesak adalah suatu komitmen. Aksi kemanusiaan tidak hanya dituntut ketika membantu korban bencana dan konflik, tetapi lebih daripada itu, aksi kemanusiaan muncul karena ketika ada dorongan untuk membantu sesama dalam kebersamaan dan saling menguatkan di setiap situasi. Kata kuncinya adalah kerja sama dan solidaritas, yang dilakukan sesuai dengan motonya yang berarti: Ketulusan dan Kesederhanaan. PESADA dan dampingan, serta jaringan bekerja sama dan membangun solidaritas untuk mencapai masyarakat yang manusiawi. (DJ)

Explore posts in the same categories: Tema Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: