PERENCANAAN STRATEGIS PESADA

Perencanaan Strategis di setiap lembaga penting  dilakukan,  untuk melihat apakah organisasi tersebut sehat atau tidak. Selain itu, agar  lembaga tersebut mempunyai arah atau tujuan seperti yang dituangkan dalam visi dan misi; dan kemudian didisain program atau proyek untuk jangka waktu tertentu. Program/proyek ini dimonitor secara teratur, baru kemudian dievaluasi sejauh mana pencapaian  setiap tahun; dan searah, khusus pada akhir tahun ketiga.

Periode Perencanaan Menjadi 4 tahun.

Pada tahun 2012 ini PESADA telah melaksanakan perencanaan strategis untuk periode 2013-2016, yang merupakan momen dimana lembaga menerima masukan dari eksekutif dan seluruh unsur didalam lembaga PESADA. Perencanaan strategis menghasilkan Rencana Kerja yang akan dijalani ke depan selama  4 tahun (2013 – 2016). Perubahan kurun waktu ini didasarkan atas pengalaman, di mana para eksekutif membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk pelaksanaan program.

Lokakarya perencanaan strategis dilaksanakan tanggal 22 – 25 Oktober 2012 bertempat di PUSDIPRA Jl.Empat Lima No.24 E Sidikalang, dengan jumlah peserta   32 orang (27 Perempuan dan 5 Laki-laki); yang terdiri dari  perwakilan Anggota Perkumpulan, Dewan Pengurus, Dewan Pengawas, Eksekutif dan perwakilan kelompok dampingan dari 10 kabupaten. Strategi Perencanaan di fasilitasi oleh Bapak Frans Tugimin (Jogyakarta) dan Ibu Titik Hartini (Solo).

Strategi Perencanaan telah merumuskan bersama dengan merefleksikan perjalanan PESADA dan gerakannya selama kurun periode 2009 – 2012. Di antaranya dengan melihat capaian hasil dan tantangan PESADA selama periode 2009 – 2012, merumuskan dan memprioritaskan issue strategis PESADA periode 2013-2016, serta memberikan rekomendasi sebagai bahan masukan bagi PESADA untuk perbaikan kedepan.

Rapat Umum PESADA

Di antara perbaikan yang diperlukan adalah Pembahasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga dan Kode etik PESADA, menerima dan mengesahkan pertanggung jawaban Dewan Pengurus, Dewan Pengawas dan Direktur PESADA periode 2009 – 2012, serta memilih dan menetapkan Dewan Pengurus, Dewan Pengawas dan Direktur PESADA periode 2013 – 2016. Keseluruhan acara terakhir ini adalah merupakan Rapat Umum PESADA.

Adapun hasil pemilihan untuk periode 2013 – 2016 adalah sebagai berikut:

  1. Dewan Pengawas: Frans Tugimin, Marhaeni Munthe dan Perwakilan dari Dewan Pimpinan CUB (Tiba Boang Manalu).
  2. Dewan Pengurus: Titik Hartini, Rista Saragih, Lister Brutu.
  3. Direktur Eksekutif: Ramida Katharina Sinaga.

Sampai akhir 2012, posisi para eksekutif di bawah Direktur Eksekutif masih tetap, hingga diserahkan laporan Rencana Kerja 2012. Di awal 2013, Direktur akan memilih para Koordinator dan Deputy Direktur, sebagaimana yang dimandatkan oleh Rapat Umum PESADA.

Struktur Organisasi Tahun 2013 – 2016

Keterangan Struktur PESADA :  

Merah : Di pilih di Rapat Umum Anggota

Ungu /Tim Support : Dipilih DE dengan mempertimbangkan masukan rapat (mulai 2013)

Selamat melayani untuk para Pimpinan PESADA. Sinceritas et Simplicitas. (DS)

 

Kumpul Keluarga Besar PESADA (Family Gathering)

Catatan dari Hotel  Sanggam, Ambarita, 19 – 21 Oktober 2012

“Coba cek ulang, apakah anak-anak sudah lengkap? Perlengkapan sudah dibawa semua? Ada yang suka mabuk perjalanan? Obat sudah dipersiapkan?”

Begitulah kira-kira beberapa kalimat yang terlontar saat peserta bersiap berangkat menuju pulau Samosir. Ada tiga rombongan, yaitu dari Sidikalang, Medan, Nias; dan ada juga yang dari Siantar maupun Sibolga.

Setiap 3 tahun, PESADA melakukan acara kumpul santai bersama keluarga personil PESADA. Inilah moment kebersamaan antara personil PESADA dengan membawa anggota keluarga, yang dimaksud anggota keluarga adalah yang langsung, setingkat ke atas (Orangtua kandung), sejajar ke samping (saudara kandung), setingkat ke bawah (anak kandung) dan karena hubungan perkawinan (suami atau isteri).

Tujuan Family Gathering ini adalah memberikan pemahaman & pengertian mengenai PESADA kepada keluarga serta agar terjalin rasa kekeluargaan yang lebih erat. Untuk saya pribadi, ada kesempatan jalan – jalan bagi keluarga dan gratis…

Foto bersama keluarga besar PESADA

 

Naik Kapal Menuju Pulau Samosir

Hari sudah malam dan hujan saat kami, rombongan PESADA Medan  naik kapal  menuju Samosir, ini juga menjadi kenangan tersendiri bagi saya dan keluarga, dingin dan lapar.

Namun, kami tetap semangat ditambah anak saya juga sudah tidak sabar untuk segera naik kapal, maklumlah ini pengalaman pertama baginya naik kapal. Kami dua rombongan, satu dengan mobil PESADA, satunya naik mini bus berisi 15 orang. Saya dan keluarga ikut di mini bus. Karena bus sewaan, kami harus naik kapal umum khusus penumpang tanpa mobil, bukan ferry. Sementara rombongan mobil PESADA naik ferry.

Perjalanan yang seru, karena semua mengira akan menyeberang ke pulau diiringi matahari tenggelam. Ternyata tidak, kami baru bisa menyeberang di malam hari, kedinginan dan agak lapar.  Tapi semua tetap gembira dan bersemangat.

Setiba di Samosir, yaitu di Hotel Sanggam yang teduh, kami langsung disambut kawan-kawan Panitia; dan makan malam. Untunglah ada sop hangat untuk menemani makan malam. Kawan-kawan yang di mobil PESADA malah baru tiba jam 10 malam.

Malam pertama dilalui dengan perkenalan, yang meski kelelahan tapi tetap gembira menunggu lanjutan acara esok hari.

Acara Seru & Tidak Kaku

Kurang lebih selama dua hari berada di Hotel Sanggam, tetapi tidak bosan karena kegiatannya dipaket oleh tim panitia dengan cukup baik. Dari mulai mengenakan kostum dan make up yang ‘gila – gilaan’, sampai anak saya ketakutan.

Diskusi santai tentang PESADA sambil naik kereta api tut tut tut. Foto bersama, jalan–jalan keliling pulau Samosir dengan kapal  melihat tempat bersejarah (Batu Gantung, Kampung Siallagan di Tuktuk), mandi bola di Danau, karaoke & menari bersama kemudian ditutup dengan doa lintas agama pada Minggu pagi.

Peserta Family Gathering mendengar kisah sistim peradilan Batak
di Siallagan-Samosir

 

Walaupun semua bentuk acaranya dikemas dengan santai, tetapi pesan-pesan yang ingin disampaikan baik itu mengenai PESADA, sejarah Danau Toba, dll. Saya pikir cukup bisa dimengerti oleh peserta. Di semua proses tersebut diwarnai oleh celoteh anak-anak, tangisan & jeritannya, anak-anak yang berlarian kesana kemari seperti tidak ada habisnya energy.

Semua hal yang saya sebutkan di atas, sudah diabadikan melalui kamera dan video. Sehingga tetap bisa dilihat dan mengenangnya dengan tertawa & tersenyum.

Semoga keluarga besar PESADA melalui kegiatan ini menjadi lebih kompak dan paham akan PESADA sebagai Ornop untuk penguatan perempuan & anak, Amin. Ditunggu Family Gathering selanjutnya… (LL)

Explore posts in the same categories: Info Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: