Konsultasi

Tanya:

Saya seorang perempuan berusia 23 tahun. Aktifitas sehari-hari saya tadinya adalah bertani, di desa terpencil di Indonesia Timur. Suatu hari, saya diajak oleh paman saya untuk bekerja ke Sumatra, dan dijanjikan gaji yang besar. Karena ingin hidup yang lebih baik,  saya pun mengumpulkan semua berkas identitas dan dibawa ke Medan. Di kota ini, saya tinggal sementara di sebuah penampungan (seperti asrama) dari sebuah Perusahaan penyalur tenaga kerja. Disana saya bertemu dengan banyak  perempuan dari desa-desa terpencil seperti saya.

Seminggu berada di penampungan, saya dibawa oleh Perusahaan tersebut ke sebuah tempat di wilayah itu dan dipekerjakan sebagai seorang pembantu rumah tangga. Setelah bekerja selama 1 tahun, ternyata saya tidak menerima gaji. Majikan saya mengatakan bahwa gaji saya telah diberikan kepada Perusahaan yang menyalurkan saya. Karena saya tidak ingin melanjutkan kontrak kerja & berniat pulang kampung saja, saya kemudian diantar kembali ke Perusahan penyalur tersebut di atas. Dipenampungan tersebut, saya mulai tahu bahwa banyak perempuan dari berbagai daerah dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga, bahkan ada yang sedang dalam keadaan hamil. Satu hari menginap di sana, seorang laki-laki  memaksa saya untuk melakukan hubungan badan; dan pemaksaan ini berlaku setiap malam sampai sekitar sepuluh hari. Karena tidak tahan, saya kemudian melarikan diri dari tempat tersebut. Sebelumnya, saya juga dipukuli oleh orang yang memperkosa saya yang ternyata adalah pemilik perusahan. Isterinya juga menganiaya saya, karena saya dianggap merayu suaminya sehingga melakukan hubungan seksual.

Yang saya mau  tanyakan,  bisakah saya meminta hak (gaji) yang tidak dibayarkan tersebut, dan kemana saya bisa meminta pertolongan karena saya ketakutan dan tidak punya uang. Saya juga takut hamil, dan ingin mengadukan perkosaan itu.

Jawab.

Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Kasus yang anda alami adalah  kasus perdagangan orang, yang memang sangat marak terjadi. Menurut UU No 21 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang,  (Trafficking) adalah “tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan hutang atau memberi bayaran atau manfaat sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik yang dilakukan di dalam negara maupun antara negara untuk tujuan eksploitasi atau mengakibatkan orang terekspoitasi”.

Bentuknya bisa bermacam-macam, antara lain: pengiriman buruh migran perempuan, pengantin pesanan, dilacurkan, pekerja anak (jermal & pengemis), melayani pedophilia (orang yang senang berhubungan sex dengan anak-anak), dijebak ke perdagangan narkoba, jadi penari, dll.

Untuk kasus kekerasan fisik (dipukul oleh pelaku dan isteri) seperti kasus yang anda alami; maka pelaku dapat dijerat dengan pasal berlapis seperti: kasus Penganiayaan (psl 351 KUHP). Dan bila penganiayaan dilakukan oleh lebih dari satu orang, maka pelaku juga bisa dikenakan Psl 170 tentang pengeroyokan. Sementara untuk perkosaan yang dilakukan pelaku, dapat dikenakan Pasal 294 ayat 2 dari KUHPidana,  yang ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara.

Untuk kasus perdagangan orang/trafiking maka pelaku diancam pasal 297 KUHP dengan hukuman 6 tahun penjara. Sebaiknya anda meminta pendampingan dari lembaga yang perduli terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan seperti lembaga Perkumpulan Sada Ahmo (WCC Sinceritas), dan berhati-hati, karena pelaku atau perusahaan seperti ini sering mempunyai jaringan dengan banyak orang dan bertindak seperti mafia. (DK).

Hotline2 WCC

Explore posts in the same categories: Konsultasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: