Perempuan Protes Melalui Tarian “1 dari 3 perempuan mengalami perkosaan”

Foto Februari. 1

Satu Millyard Perempuan

Pada tanggal 14 February 2013, logo/gambar di atas menghiasi jaringan sosial media seperti Facebook, Twitter, flickr, dan sebagainya di internet. Simbol ini digunakan untuk mengkampanyekan dan menyadarkan publik mengenai PERKOSAAN terhadap perempuan. Cara penggunaan jaringan melalui internet menjadi sangat jitu untuk meluaskan ide dan mengkampanyekan masalah  Kekerasan terhadap Perempuan/KTP yang semakin serius, bahkan mengkhawatirkan dunia.

Menurut data PBB, 1 dari 3 perempuan di seluruh dunia akan mengalami perkosaan bila tidak ada kesadaran masyarakat dan upaya Pemerintah untuk secara tegas memeranginya. Itu artinya 1 millyard perempuan di dunia dalam bahaya, baik karena akan, juga yang sudah pernah mengalaminya.

Foto Februari 2

Itu sebabnya disebut: ONE BILLION RISING, disingkat OBR. Di bawahnya tiga kata kunci: HENTAKKAN, MENARI,  BANGKIT…

Keprihatinan khusus.

Bagi yang mengalami kekerasan seksual/perkosaan,  hanya segelintir yang mengadukan kasusnya, segelintir yang mengungkapkannya, dan lebih kecil lagi yang berhasil diselesaikan secara hukum.

Hukuman terkadang terhambat karena pembuktian dan berbagai definisi perkosaan yang sangat sempit. Lainnya, memperoleh vonnis yang tidak memuaskan korban, bahkan banyak kasus yang menguap, dipetieskan..alias berhenti begitu saja.

Korban lainnya, MEMBISU, TRAUMA, MENOLAK UNTUK  HIDUP, dan MEMBUNUH DIRINYA. Mereka dibisukan oleh sistim kekuasaan yang mengikat dan mengubur mereka.

Tetapi dengan solidaritas perempuan, adanya lembaga-lembaga khusus yang menangani korban seperti WCC, Rumah Aman Perempuan, LBH Perempuan, sebagian dari korban terpulihkan… bersuara, berteriak…

14 February, OBR di Medan

Oleh karena itu, pada tanggal 14 February 2013, jutaan  perempuan di seluruh dunia, di 193 negara; bersatu, dan menyatukan  suara untuk menyatakan:

Hentikan Segala bentuk Kekerasan Seksual, Hentikan Perkosaan. Perempuan dan para pendukung gerakan ini selama beberapa waktu pada hari yang sama menari bersama dan membuat publik tersentak.

Di Medan, aktivis perempuan serta para jurnalis bersama memperingatinya. Juga di 12 kota lainnya di Indonesia. Semua serentak menari, menggunakan lagu yang sama di seluruh dunia: “BREAK THE CHAIN NOW” (Putuskan Rantainya, Sekarang…).

Lagunya menyuarakan kemarahan perempuan dan pernyataan untuk memutus rantai yang telah membuat perempuan menjadi korban kekerasan seksual.

Gerak tarian dibuat sangat tegas, indah, berani dan menunjukkan keinginan kuat perempuan untuk menyatakan HENTIKAN SEGALA KEKERASAN SEKSUAL!

(DL – dari berbagai sumber OBR).

Foto Februari 3

Explore posts in the same categories: Tema Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: