Pengorganisasian PESADA 2013

Struktur organisasi

Pada bulan November 2012, PESADA telah memperbaharui struktur organisasinya, untuk dapat mengakomodasi strategi penguatan perempuan sebagaimana dihasilkan oleh Perencanaan Strategis PESADA.

Struktur organisasi sebenarnya adalah kerangka dasar lembaga, yang paling tidak dapat menggambarkan 4 hal:

1.     Pembagian tugas

2.     Pembagian divisi atau pengelompokan tugas berdasarkan program dan wilayah

3.     Batas pengawasan, yang menjadi tanggung jawab setiap divisi atau wilayah

4.     Otoritas di mana tingkat pengambilan keputusan terdistribusikan dan diambil.

 

Pembagian tugas di PESADA.

  Serah terima Jabata Dewan Pengurus lama ke Dewan Pengurus baru,  di Sidikalang 17 Januari 2013

Serah terima Jabata Dewan Pengurus lama ke Dewan Pengurus baru,
di Sidikalang 17 Januari 2013

Sebagaimana sebuah organisasi yang mempunyai tujuan, strategi dan pemisahan kekuasaan yang jelas; serta kelompok-kelompok yang menjadi dampingan untuk bersama bergerak menuju ke penguatan perempuan, maka PESADA membangun strukturnya beserta pelaksana sebagai berikut:

  1. Pengawas (Frans Tugimin, Marhaeni Munte, Dewan Pimpinan CUB Nias) yang tugas utamanya mengontrol jalannya organisasi melalui Direktur Eksekutif, agar sesuai dengan Kode Etik dan Kebijakan Organisasi.
  2. Pengurus (Titik Hartini, Lister Berutu, Rista Saragih)  yang tugas utama mensupervisi organisasi melalui Direktur Eksekutif, agar sesuai dengan mandate organisasi, garis besar Rencana kerja, Anggaran dan Peraturan/SOP PESADA.
  3. Direktur Eksekutif (Ramida Sinaga), yang merupakan pimpinan utama pelaksanaan seluruh Rencana Kerja.
  4. Deputy Direktur (Dinta Solin), Direktur dalam bidang fund raising, peningkatan kapasitas personil, komunikasi dan informasi lembaga serta memastikan system administrasi PESADA berjalan dengan baik.
  5. Para Koordinator dan Supervisor yang merupakan pembantu DE/Deputy yang terdiri dari:
  • Koordinator Keuangan (Elfrika Pandiangan) dengan tugas utama: mengkoordinir dan memastikan implementasi keuangan sesuai dengan SOP Keuangan, memastikan laporan keuangan PESADA sesuai standart NGO dan tepat waktu, serta membuat analisa kondisi keuangan PESADA.
  • Koordinator Kajian dan Pengembangan Jaringan/Gerakan perempuan (Dina Lumbantobing) dengan tugas utama: Meneliti segala kebijakan dan trend yang berhubungan dengan penguatan perempuan, membangun kerjasama strategis dengan ORNOP/LSM/organisasi perempuan serta para pihak pendukung, melakukan upaya pembelajaran dan kampanye untuk penguatan pemikiran dan praktek feminist & penguatan perempuan, mengeluarkan statement.
  • Koordinator WCC/Rumah Aman Perempuan SINCERITAS (Dina Lumbantobing) dengan tugas utama: Mengkoordinir tugas pelayanan dan bantuan hukum, pelaksanaan konseling, penyelenggaraan shelter, pendidikan dan penyadaran, pendataan, analisis kasus dan release periodic, hubungan dengan para pihak (surat-surat, statement). Koordinator WCC dibantu oleh Supervisor (Dewi Hairani) untuk penanganan harian WCC serta data periodic.
  • d.      Koordinator Wilayah Dairi dan Pakpak Bharat (King Ronald Silalahi) dengan tugas utama : Mengkoordinir tugas-tugas di wilayah Dairi dan Pakpak Bharat. Merangkap Koordinator Penguatan Politik Perempuan & Anak (King Ronald Silalahi) dengan tugas utama : Memastikan seluruh program Advokasi dan partisipasi politik perempuan di wilayah terlaksana sesuai target.
  • Koordinator Wilayah TAPTENG dan Humbang Hasundutan (Kholidah Lubis) dengan tugas utama: Mengkoordinir tugas-tugas di wilayah Tapanuli Tengah dan Humbang Hasundutan.
  • Koordinator CU dan Penguatan Ekonomi Perempuan (Elpina Sipayung) dengan tugas utama: Memastikan seluruh staf di seluruh dampingan PESADA yang bertugas dalam mengembangkan CU dan ekonomi perempuan maksimal dalam mengembangkan CU dan usaha perempuan.
  • Supervisor Umum (Maringan Pardede) dengan tugas utama: Memastikan seluruh staf di bagian umum dan PUSDIPRA dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik, khususnya dalam pengarsipan file-file, komunikasi internal dan eksternal PESADA, kebersihan seluruh kantor PESADA, pemeliharaan asset PESADA termasuk inventaris serta manajemen PUSDIPRA.

6.  Para pelaksana dan staff lapang yang bekerja full-time, paruh waktu, temporer ataupun volunteer (mis: staff lapang wilayah, konselor WCC, lawyer WCC, staff advokasi, staff umum, staff keuangan).
7. Dampingan, jaringan, pemanfaat utama yang dibagi menurut tanggung-jawab setiap divisi (lihat tugas Koordinator & Supervisor).

Setiap 3 tahun, seluruh Pengurus, Pengawas dan perwakilan pelaksana dari semua lini melakukan Rapat Umum, yang juga dihadiri oleh perwakilan anggota Perkumpulan Sada Ahmo.  Rapat ini memutuskan Rencana Kerja secara garis besar, khususnya berdasarkan Perencanaan strategis, menentukan struktur organisasi berdasarkan strategi utama, memilih para pengurus, pengawas dan pelaksana utama. Demikian penjelasan mengenai keseluruhan struktur PESADA 2013. (DL/DS/RS)

Explore posts in the same categories: Info Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: