Siaran pers Pilkada SUARA PEREMPUAN UNTUK KEADILAN (SPUK) DAIRI – KABUPATEN. DAIRI

“Sikap Politik SPUK (Organisasi Perempuan Dampingan PESADA untuk PILKADA Dairi 10 Oktober 2013)

 

PILKADA Dairi, tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seminggu sebelum hari H, Dairi dikejutkan dengan adanya aksi-aksi menyuarakan ketidakpuasan atas kinerja KPU sebagai penyelenggara PEMILU. Kali ini, aksi ini mengarah hingga ke pembakaran mobil, pengrusakan ringan kantor DPRD Dairi dan juga pembakaran ban-ban di sepanjang jalan protocol di depan kantor Bupati Dairi.

SPUK, sebagai organisasi perempuan yang memiliki visi untuk penguatan partisipasi perempuan, juga melakukan pendidikan politik kepada kelompok perempuan agar menjadi pemilih yang cerdas, yaitu memilih bukan karena seagama, semarga, uang, apalagi karena factor ketakutan semata. Melihat fakta-fakta bahwa dalam pemilukada Dairi kali ini tidak ada perempuan yang dimajukan menjadi calon, maka SPUK mengatakan bahwa posisi politik SPUK dalam Pemilukada adalah berpihak kepada calon yang mengutamakan nilai-nilai kejujuran dalam berkarya, calon kandidat yang tidak memiliki track record buruk dan bukanlah koruptor.

Dalam pemilukada kali ini, SPUK melihat bahwa KPU tampaknya tidak bekerja secara professional, bahkan cenderung buruk. Hal ini terlihat dari hal yang paling mendasar yakni keterlambatan beberapa rangkaian kegiatan yang tidak sesuai dengan jadwal, Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak akurat, Sosialisasi PILKADA yang minim (mengenai profil & visi-misi calon Bupati & Wakil Bupati), pelayanan publik yang buruk dan terkesan arogan, tidak menerima masukan, serta tidak tegasnya KPU terhadap pelanggaran yang dilakukan calon Bupati dan Wakil Bupati peserta PILKADA, dan yang paling akhir adalah beredarnya surat suara sebelum waktunya.

Menyikapi hal-hal tersebut diatas, SPUK (Suara Perempuan Untuk Keadilan) menyatakan :

  1. Mendesak KPU dan Panwaslu beserta jajarannya sebagai penyelenggara PEMILU untuk memperbaiki kinerja dan profesionalitas demi terwujudnya Pemilu yang damai dan bersih, serta peka kepada kritik dari rakyat.
  2. Mendesak Panwaslu agar bertindak tegas untuk semua bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh para calon kandidat. Tunjukkan bahwa Panwaslu berfungsi, bukan sekedar sebuah institusi pengawas pemilihan umum.
  3. Menolak dengan tegas segala bentuk Politik Uang dan sejenisnya dalam PILKADA ini, khususnya sejak 3 hari menjelang hari H, agar semua pihak memantau dan melaporkan semua penyimpangan, karena itu merupakan pelanggaran dan dapat ditindak secara hukum.

SPUK dan Perempuan akan terus memantau dan mengambil moment PILKADA sebagai dasar untuk gerakan di PEMILU 2014. Kami ingatkan, memilih atau tidak, adalah hak rakyat dan adalah hak politik perempuan. Jika memilih, jadilah pemilih yang cerdas, pilih pemimpin yang pro kepada rakyat, bukan karena uang, posisi, marga, suku, atau agama.

Sidikalang, 07 Oktober 2013

Ketua SPUK Dairi

Sarmauli Sitanggang.

 

 

 

 

 

Explore posts in the same categories: Info Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: