Kesehatan Perempuan di Hari Kesehatan Nasional

Tanggal 12 November adalah Hari Kesehatan Nasional untuk Indonesia. Tema utama Hari Kesehatan Nasional (HKN) periode 2010-2014 yang dipilih adalah lndonesia Cinta Sehat. Meski tidak banyak yang ingat bahwa tahun ini adalah perayaan ke 49 hari Kesehatan Nasional, tetapi Menteri Kesehatan kita secara khusus menyampaikan pidato khusus mengenai pentingnya kesehatan disertai data dan janji Pemerintah untuk memastikan kita semua sehat.

Apakah isi pidato MENKES?

Yang pertama perlu diperhatikan adalah kutipan MENKES mengenai cita-cita agar masyarakat Indonesia SEHAT, PRODUKTIF dan BERDAYA SAING. Untuk HKN tahun ini, sub-tema yang dipilih adalah Menuju lndonesia Sehat dan Jaminan Kesehatan Nasional Yang Bermutu. Menurut MENKES, ini adalah menyambut dimulainya pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada 1 Januari 2014. Selain janji akan dimulainya pelaksanaan JKN tsb, Menkes juga menyebut bahwa sistem pelayanan kesehatan kita sudah sampai ke pelosok Tanah Air, dengan data sbb.:

  • Jumlah Rumah Sakit: 2.186

  • Jumlah PUSKESMAS 9.599

  • Jumlah Puskesmas Pembantu 23.225,

  • Jumlah Poskesdes 54.708

  • Jumlah Posyandu 276.688 Posyandu tersebar

  • 177,84 juta (72 %) penduduk Indonesia telah mempunyai jaminan kesehatan – termasuk masyarakat miskin dan tidak mampu.

MENKES juga meminta agar PEMDA mengurus masalah-masalah:

  • Pemenuhan dan distribusi tenaga kesehatan,

  • Penyediaan dan pemeliharaan fasilitas pelayanan kesehatan,

  • Penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar,

  • Perwujudan Kawasan Tanpa Rokok,

  • dan Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional.

Apa fakta di lapang?

Apakah masalah tersebut di atas telah mencakup semua yang kita rasakan di lapangan? Permasalahan yang disebut oleh MENKES memang betul, tapi kondisi di lapangan jauh lebih buruk. Inilah sebuah kisah dari kota kabupaten di pulau Nias, Gunung Sitoli:

Suamiku adalah perawat, sudah meninggal beberapa tahun lalu. Aku tinggal sendiri, dan aku menghidupi diriku dengan membuka warung makan. Aku hanya punya seorang anak perempuan yang sudah dewasa, dan menikah tahun lalu (2012). Anakku tinggal bersama mertuanya, karena begitulah adat kami; lagipula, mertuanya sakit, supaya ada yang membantu urusan di rumah tangga. Pada saat mau melahirkan, anakku tinggallah bersamaku, supaya dekat dengan Bidan yang akan membantu melahirkan. Tapi sungguh tidak disangka-sangka. Pada saat anakku sudah mau melahirkan, Bidan tidak bisa dihubungi. Sementara air ketubannya sudah keluar terus. Akhir cerita, anakku sangat lemas, bayinya lahir tapi tidak bernyawa lagi. Aku sangat sedih..Masak zaman sekarang masih ada bayi meninggal hanya karena Bidan terlambat datang? Mimpiku mempunyai cucu yang sehat hanyalah mimpi, keinginan anakku mempunyai bayi yang sehat juga sirna… Kami semua sedih dan marah… Apakah ini kodrat kami???”

Selain itu, berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), angka kematian ibu (AKI) per 100.000 kelahiran hidup menurun secara bertahap, dari 390 (1991) menjadi 334 (1997), 307 (2003), dan 228 (2007). Tahun 2012 untuk pertama kalinya AKI melonjak.

Selain AKI, angka kematian bayi (AKB) masih jauh dari target MDG. SDKI 2012 menyebutkan, AKB 32 per 1.000 kelahiran hidup, turun sedikit dibandingkan 2007, yaitu 34 per 1.000 kelahiran hidup. Padahal target yang telah kita sepakati di tingkat dunia adalah, 23 per 1.000 kelahiran hidup.

Indonesia tercatat sebagai negara penyumbang angka kematian tertinggi di Asia tenggara disaat melahirkan. Di samping itu, dari 100 ribu angka kelahiran, 307 orang ibu meninggal akibat aborsi.

Inilah semua kenyataan yang kita hadapi. Kami harap Ibu-ibu bisa memperoleh data yang lebih nyata lagi dilapangan. Caranya sangat sederhana, seperti kasus di atas. Belum lagi kita menghitung berapa jumlah perempuan yang menderita tumor, kanker payudara, kanker leher rahim, dsb. Banyak kematian yang tidak tertolong, banyak penyakit yang tidak bisa kita obati karena kemiskinan, keterbatasan fasilitas, dsb.

Cita-cita untuk hidup sehat harus kita perjuangkan…Selamat mendiskusikannya…(DL)

Iklan
Explore posts in the same categories: Seputar Perempuan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: