Rapat Anggota Tahunan ke VII CU Pesada PEREMPUAN

Laporan Pertanggung-jawaban Pengurus CU Pesada Perempuan

Laporan Pertanggung-jawaban Pengurus CU Pesada Perempuan

RAT CU Pesada Perempuan ke 7
Menyoal Kesehatan Perempuan dan Memilih Perempuan

Setiap tahun CU Pesada PEREMPUAN rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas CU sebagai organisasi perempuan. RAT merupakan rapat tertinggi untuk mengetahui perkembangan baik dari segi keuangan maupun keorganisasian, mendiskusikan hal-hal yang perlu di lakukan serta mengeluarkan dan menyepakati keputusan-keputusan yang akan menjadi peraturan ke depan.

RAT tahun ini dilaksanakan pada tanggal 24 – 25 Februari 2014, diikuti oleh 175 orang peserta. Mereka mewakili pengurus unit, undangan dari Dinas Koperasi Pakpak Bharat, perwakilan dari CU Pesada FAOLALA Perempuan Nias dan personil PESADA.

Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional.
Dalam setiap RAT, seluruh peserta selalu diupayakan memperoleh pendidikan, sesuai dengan kebutuhan anggota. Mengingat di tahun 2014 pemerintah meluncurkan program Jaminan Kesehatan Nasional, kesempatan ini digunakan untuk mensosialisasikan program JN ini kepada peserta RAT. Hal ini bertujuan agar anggota CU yang mayoritas ada di desa memahami program pemerintah ini, dan bisa mengaksesnya.

Dalam diskusi mengenai tehnis pelaksanaan, peserta mempersoalkan tentang kesehatan reproduksi perempuan yang belum terakomodir di JK, juga beberapa pengalaman di lapang di mana terjadi masalah bahwa pasien harus membayar ini dan itu. Juga mempertanyakan mengapa iyuran peserta tidak bisa dianggap sebagai tabungan. Pada akhirnya, hal positif yang bisa dilihat peserta dari JKN adalah prinsip gotong royongnya, di mana si sehat membantu si sakit.
Peserta juga memperoleh informasi bahwa setiap peserta JAMKESMAS otomatis peserta JKN. Hal ini sangat berbeda dengan yang terjadi di tengah masyarakat yang mengatakan bahwa JAMKESMAS tidak lagi berfungsi. Demikian juga dengan JAMKESDA dan JAMPERSAL, semua akan dikelola dalam JKN.

Di akhir sessi, peserta tentu saja belum terlalu puas dengan penjelasan pemateri. Masih dibutuhkan bimbingan tehnis di lapang untuk memastikan semua anggota CU mendaftar, mengerti hak-hak dan kewajibannya, serta terutama mengerti bagaimana mengakses layanan kesehatan yang bermutu.

Pendidikan Politik.
Setelah sessi ini peserta juga, diberi pemahaman mengenai partisipasi politik perempuan dengan menjelaskan ulang cara menganalisa partai-partai yang maju untuk PEMILU 9 April 2014, dan mengkritisi partai tersebut.

Tujuannya agar Ibu-Ibu dapat dengan cerdas mengenali parpol serta terutama mengenali para caleg. Dalam menganalisis calon, peserta membuat kriteria yang dibuat bersama yaitu: memilih perempuan, pelajari visi misi, bersih dari korupsi dan mau berbuat untuk perempuan dan rakyat.

Pada kesempatan ini peserta RAT berdialog langsung dengan 4 perempuan CALEG, yaitu :

1. Mine Kabeaken dari Partai Hanura Dapil II Kerajaan Kab. Pakpak Bharat,
2. Riris Maria Berutu Partai PDIP Dapil II Kerajaan Kab. Pakpak Bharat,
3. Delphi Masdiana Ujung dari Partai Golkar Dapil II Sidikalang Kab. Dairi,
4. Jenny Berutu dari Partai Demokrat Caleg Propinsi untuk Dapil Kab Dairi, Pakpak Bharat dan Tanah Karo.

Foto para Caleg,  dari kiri Mine Kabeaken, Riris Maria Berutu, Delphi Masdiana Ujung, Jenny Berutu

Foto para Caleg,
dari kiri Mine Kabeaken, Riris Maria Berutu, Delphi Masdiana Ujung, Jenny Berutu

 

Setiap calon memaparkan visi-misi dan pendapat mereka untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan yang semakin banyak terjadi di masyarakat, kemiskinan perempuan dan kesehatan reproduksi perempuan yang mengakibatkan kematian Ibu karena mengalami kanker payudara dan kanker leher rahim. Tetapi mereka kurang memaparkan posisi perempuan dalam adat, karena adat juga memiskinkan perempuan dan tidak melibatkannya dalam pengambilan keputusan. Dialog antara caleg dan peserta sangat hangat, tanpa terasa waktu sudah habis dan acara untuk sore hari harus berakhir.

Penyusunan Rencana Kerja 2014.
Di ujung hari pertama, seluruh peserta melakukan penyusunan rencana kerja untuk setiap unit. Semua mentargetkan adanya penambahan anggota, kenaikan besar modal, pendidikan untuk anggota dan juga studi banding.
Secara khusus dilihat pentingnya melibatkan para suami melalui pendidikan kesadaran gender yang berkelanjutan. Metoda-metoda khusus mengenai hal ini akan terus dikmebangkan oleh Divisi Pendidikan CU, sehingga tujuan untuk kesetaraan gender akan lebih mudah dicapai.

Pertanggung-jawaban Pengurus
Pada hari kedua adalah sesi laporan pertanggungjawaban dari Dewan Pimpinan dan Dewan Pengawas, penetapan aturan 2014 serta pembagian hadiah untuk unit terbaik dan pengurus terbaik.
Sesi pelaporan diwarnai dengan pertanyaan-pertanyaan yang cukup kritis atas laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan dan Dewan Pengawas. Penjelasan berdasarkan fakta dapat diterima, sehingga peserta menerima dengan baik laporan pertanggungjawaban kedua organ penting di CU tersebut.

Dari laporan terlihat banyak perkembangan sebagai berikut:

  • Keanggotaan menunjukkan perkembangan baik yaitu dari 6.178 orang di akhir 2012, menjadi 7.564 orang di tahun 2013 atau meningkat 12,5%.
  • Kemampuan CU Pesada PEREMPUAN membayar kewajibannya adalah baik, hal ini ditunjukkan dengan likuiditas yang cukup tinggi, 10.4%.
  • Rasio pinjaman beredar dalam kondisi sehat, di mana 80% modal CU dipinjamkan ke anggota atau  Rp 13.311.838.440.
  • Peningkatan asset CU Pesada PEREMPUAN tahun ini cukup baik, terlihat dari rasio asset tahun ini sebesar 18,26 %.
  • Dalam mengelola CU ini, eksekutif mengelola dengan efisien, yang ditunjukkan oleh rasio efisiensi sebesar 15,54% (standart maksimal 40%).
  • Sisa Hasil Usaha (SHU) CU tahun ini adalah sebesar Rp 2. 983.794.861,-, meningkat sebesar 27,43%.
  • Satu hal yang masih perlu perbaikan adalah rasio gaji, karena rasio gaji masih dibawah standart, sebesar 6,32% (maks.10%).

Penghargaan untuk yang terbaik.

Sebagai bagian dari insentif kepada seluruh anggota kelompok, setiap tahun pada waktu RAT, CU memberi penghargaan terhadap anggota terbaik, pengurus terbaik dan unit terbaik. Untuk memilih mereka, sudah dibangun kriteria, yaitu:

  • Disiplin dalam pertemuan CU,
  • Disiplin menabung,
  • Disiplin mengikuti aturan dalam meminjam dan mengangsur,
  • Menjaga nama baik CU dan lembaga pendamping.

Untuk tahun ini, dari 120 kelompok, terpilih sebagai unit terbaik adalah Unit Sejahtera Desa Pakkat Toruan Dolok Sanggul. Sementara untuk pengurus terbaik, ada 3 yaitu :

1. Unit Melati Tinada Kab Pakpak Bharat
2. Unit Harapan Rantebesi Kab Dairi
3. Unit Permai Mandiri Sidikalang Kab Dairi

Foto pemberian penghargaan pada Unit terbaik, CU. Sejahtera Desa Pakkat Toruan Dolok Sanggul di PUSDIPRA, Tgl 25 Februari 14

Foto pemberian penghargaan pada Unit terbaik, CU. Sejahtera
Desa Pakkat Toruan Dolok Sanggul di PUSDIPRA, Tgl 25 Februari 14

Di akhir RAT, semua anggota sebenarnya merasa senang. Yang terbaik sangat senang sekali karena memperoleh hadiah – hadiah yang telah diberikan. Begitu juga dengan para pengurus unit memperoleh jasa tahunan mereka. Anggota memperoleh SHU. Pertemuan ini semakin memotivasi mereka untuk semakin mengembangkan CU sebagai organisasi perempuan. (RKS/DL)

Iklan
Explore posts in the same categories: Tema Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: