RAT CU Famiglya, Untuk Penguatan Kebersamaan Personil PESADA

CU Famiglya dibentuk pada bulan April tahun 1994, yang di dirikan bersama beberapa personil sebuah proyek PLN di Dairi. Famiglya artinya adalah keluarga. Waktu itu personil PESADA (waktu itu bernama YSA atau Yayasan Sada Ahmo) hanya beberapa orang, sekitar 4 orang perempuan. Ditambah dengan sekitar 7 orang laki-laki, maka CU berjalan di awal dengan baik. Karena lebih dimaksudkan sebagai saran pertemuan untuk belajar bersama mengenai masyarakat dampingan di Dairi mapun membiacarakan berbagai hal di luar kerja.

Jalan panjang ke perbaikan
Selama beberapa tahun, CU ini berjalan terseok-seok, tabungan tidak terlalu lancar, demikian pula dengan pinjaman. Situasi ini semakin serius ketika proyek berakhir, sehingga para anggota dari Proyek PLN keluar dari CU.
Hingga akhirnya mulai tahun 2005 CU Famiglya mulai dibenahi, dan diputuskan hanya untuk personil PESADA dan anggota Perkumpulan Sada Ahmo. CU berjalan seperti sebuah kelompok simpan pinjam yang semua anggota merasa tidak perlu aturan tertulis, karena dianggap sudah paham.
Anggota baru agak merasa malu ketika seluruh CU mulai digabung menjadi CU Besar. Bila dipelajari syarat masuk CU Besar, CU Famiglya tidak bisa masuk. Untunglah, CU Famiglya memang tidak boleh masuk ke CU Besar, karena dia CU para aktivis. Tapi situasi ini membuat CU Famiglya mulai membenahi diri.
Aturan secara tertulis baru didokumentasikan pada April 2013. Sejak itu, paling tidak setiap tahun selalu ada kursus. Meski diakui, tidak mudah memberi kursus ke anggota CU Famiglya. Pengetahuan sangat bervariasi, mulai dari yang hanya tahu teori, hanya tahu CU dari laporan, sampai ke yang sudah trampil soal CU tetapi hanya dalam medampingi. Banyak hal yang baru semakin didalami setelah menjadi anggota CU Famiglya. Mendampingi dengna melakukan sendiri memang berbeda.

Bagaimana sekarang?
Mengingat jumlah anggota adalah sesuai banyaknya personil, yang artinya bila ada personil keluar maka anggota berkurang. Sebaliknya personil baru membutuhkan waktu untuk dapat menjadi anggota penuh.
Posisi anggota hingga saat ini berjumlah 26 orang. Proses kegiatan ber CU dilaksanakan setiap akhir bulan pada saat penerimaan honor bagi personil, saat itu juga proses penabungan berjalan dan pencairan pinjaman, termasuk pengajuan permohonan pinjaman.
Permohonan pinjaman harus diketahui oleh atasan masing-masing. Bagi anggota, CU Famiglya adalah satu satunya wadah untuk mengakses pinjaman. Pinjaman digunakan untuk modal usaha keluarga, membantu orang tua untuk membayar uang kuliah adik, bahkan pembelian asset termasuk membeli tanah untuk kemudian membangun rumah. Keberadaan CU Famiglya diakui sangatlah membantu bagi anggota. Selain akses modal, pendidikan yang merupakan nafas dari CU juga dilakukan, dan ini tergantung kebutuhan anggota, yang disepakati pada saat Rapat Akhir Tahunan.

RAT 2014 di Bukit Tinggi
Tahun ini pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan ke XX dilaksanakan di Bukit Tinggi pada tanggal 1 – 4 Mei 2014. Proses RAT dilakukan mulai dari tour ke daerah – daerah wisata di Sumatera Barat. Ini dilakukan untuk mempererat kebersamaan dan solidaritas sesama anggota. Yaitu mengunjungi Jam Gadang, menelusuri Lubang Jepang, menikmati panorama Ngarai Sianok, mengunjungi Istana Pagaruyung yang megah dan menikmati panorama Lembah Anai.
Untuk melakukan perjalanan ini personil menyisihkan tabungan sebesar Rp 50.000,- perbulan dan ditambah dari dana – dana pembagian Sisa Hasil Usaha. Seluruh anggota sangat menikmati perjalanan karena anggota aktif berpartisipasi menyumbangkan lagu dan permainan yang dilakukan di dalam bus.
Momen pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahun adalah hari paling di tunggu semua anggota. Total SHU 2014 adalah Rp. 52.583.093. Adapun yang memperoleh SHU tertinggi adalah Ika Zaleha sebesar Rp 2.926.700, Ramida Sinaga Rp 2.905.200 dan Kholida Lubis Rp 2.537.800. Dalam RAT tahun ini juga dilakukan pergantian pengurus.

Adapun susunan kepengurusan CU Famiglya Mei tahun 2014 – 2016 yaitu :

Ketua : Maringan Pardede
Bendahara : Sarma Sigalingging
Panitia Kredit : Herli Sipayung
PanitiaPendidikan : Riana Padang
Pengurus Wilayah Nias : Sokhinaso
Pengurus Wilayah Medan : Ganda Maria Siregar

Perkembangan Keuangan tahun buku 2013/2014 sbb :

Untitled(ES/DL)

Explore posts in the same categories: Tema Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: